Myspace untuk Keperluan Bisnis

Sebagai generasi milenial tentu Anda sudah akrab dengan istilah media sosial. Istilah tersebut akan mengingatkan Anda pada beberapa nama medsos terkenal seperti Facebook, Twitter, Instagram, Path, dan lain sebagainya. Bagi sebagian dari pengguna internet, keberadaan media sosial sangat membantu mereka dalam membangun relasi secara dunia maya.

Dengan media sosial pengguna dapat terhubung dengan teman sekelasnya, teman kantor, teman masa sekolah dulu, dan sebagainya. Di samping sebagai media iklan untuk produk-produk yang dijualnya, media sosial bermanfaat sekali bagi mereka yang sedang membangun nama baik perusahaannya melalui internet.

Sebagian media sosial yang hanya terkenal di negara asalnya saja, kali ini kita akan mengulas sedikit tentang Myspace. Myspace merupakan jejaring sosial yang tidak banyak diketahui dan tidak begitu populer di Indonesia namun sangat terkenal di negara asal pembuatnya, Amerika Serikat. Myspace merupakan hasil kerja keras Thomas Anderson dan Christopher DeWolfe.

Pengertian Myspace

Myspace

Myspace merupakan sebuah situs jejaring sosial / media sosial yang kantor pusatnya berada di Beverly Hills, California, Amerika Serikat. Dulu nama awalnya MySpace (dengan huruf S kapital), pada Juni 2006 sempat mendapat predikat sebagai jejaring sosial terpopuler di Amerika Serikat. Dua tahun setelahnya predikat tersebut direbut oleh Facebook, tepatnya pada April 2008.

Jika memperhatikan fasilitas dan fitur pada Myspace, Facebook tentu jauh tertinggal, karena Myspace rilis 1 tahun sebelum rilis Facebook yaitu pada tahun 2003. Kekurangan Myspace yang paling menonjol yaitu banyaknya ruang iklan, sehingga proses loading halaman jadi melambat.

Fungsi Myspace

Myspace untuk Bisnis

Myspace sebuah jejaring sosial / social network yang fungsi utamanya sebagai media sosial berbasis internet. Di dalam halaman Myspace Anda akan mendapati menu-menu dan fitur-fitur yang sedikit berbeda daripada fitur-fitur media sosial yang sering Anda gunakan selama ini, tidak seperti Facebook ataupun Twitter.

Pada halaman depan terdapat menu ‘Discover’ yang memuat submenu Musik, Video, People, dan Radio, dan menu ‘You’ yang memuat submenu Streams, Connections, Mixes, Uploads, dan Insights. Berikut ini kita bahas fitur-fitur unggulan Myspace.

  1. Moods, merupakan emoticon pada Myspace, digunakan untuk menggambarkan suasana hati pengguna Myspace, fitur ini sudah ditambahkan pada Juli 2007. Kemudian pada tahun 2010, fitur ini tidak disertakan pada update status secara default, namun tetap dapat digunakan di halaman beranda / homepage sebagai update terpisah.
  2. Music, desain profil Myspace untuk mode musisi sedikit berbeda dari profil Myspace normal. Dengan mode profil musisi ini, memberikan fasilitas kepada seniman untuk men-upload diskografinya yang terdiri dari lagu-lagu berformat MP3. Myspace memiliki label rekaman sendiri, maka dari itu kita akan dapati orang-orang berbakat di bidang musik pada situs ini. Tercatat ada kurang lebih 8.000.000 seniman musisi yang ditemukan di situs Myspace.
  3. Blurbs, blog, dan multimedia. Pada profil standar Myspace memuat dua standar ‘blurbs’, yaitu ‘About Me’ dan ‘Who I’d Like to Meet’, halaman profil juga memuat blog dengan komponen standar blog diantaranya konten, emoticon, dan multimedia.
  4. Myspace News, fitur ini memudahkan pengguna Myspace dalam mengikuti berita terupdate, dirilis pada April 2007.
  5. Myspace Video, dirilis pada awal tahun 2007 dengan nama Myspace TV, fungsi fitur ini untuk memuat berbagai file video. Pada tahun 2009 diganti namanya menjadi Myspace Video.
  6. Myspace Mobile, menyediakan saluran khusus bagi para penggunan telepon seluler.
  7. Myspace IM (Instant Messenger), fitur ini dikenalkan pada tahun 2006, fungsinya mirip dengan instant messenger pada umumnya.
  8. Myspace Groups, memberikan kemudahan kepada penggunanya untuk membuat grup / kelompok-kelompok komunitas dengan hobi atau minat tertentu, sehingga informasi yang tampil akan lebih spesifik.
  9. Myspace Bulletins, merupakan sebuah ruang bagi pengguna akun Myspace untuk melakukan posting berbagai jenis informasi, diary, dan lain sebagainya. Posting bulletins akan terhapus 10 hari sekali.

Kelebihan Myspace

Myspace untuk Bisnis

Kelebihan yang terdapat pada fitur-fitur media sosial Myspace diantaranya adalah fitur musik. Melalui fitur tersebut pengguna akun yang memiliki hobi bermusik dapat menampilkan karya-karyanya dalam bentuk diskografi.

Tampilan Myspace cukup elegan sebagai sebuah media sosial, dengan user interface yang tersusun dengan bahasa pemrograman web termutakhitr dan terupdate saat ini. Pengguna tidak hanya dimanjakan dengan fitur-fitur medsosnya saja namun juga dari segi estetika tampilan antarmuka halamannya, pengguna bisa berlama-lama menelusuri halaman Myspace ini.

Sebagai pendahulu Facebook, Myspace tentu memiliki pengalaman lebih banyak dalam masalah mengelola media sosial. Hal ini dapat jelas sekali terlihat pada fasilitas dan fitur yang terdapat di dalamnya, hanya saja pengguna harus sabar terhadap ruang-ruang iklan yang terdapat Myspace. Pada beberapa jenis browser, hal tersebut akan berdampak pada kecepatan loading halamannya, kecuali ia menggunakan ads-blocker.

Myspace merupakan sebuah media sosial yang bisa dijadikan alternatif bagi Anda yang senang berpetualang di media sosial. Sebagai media sosial pesaing Facebook, Myspace memiliki beberapa keunggulan di beberapa sisi sementara juga memiliki kekurangan di sisi lainnya.

Meskipun saat ini Myspace tidak sepopuler Facebook, Twitter, maupun media sosial lainnya, bukan berarti Myspace lantas bangkrut dan mengalami server down. Bahkan sampai saat ini Myspace masih aktif dan terus dikembangkan, bukan tidak mungkin bila suatu saat nanti Myspace akan memimpin industri media sosial sekali lagi, mengungguli Facebook dan Twitter sebagaimana yang pernah terjadi di negara asalnya dulu.

References: https://www.jawarait.com